"Info Lowongan Online untuk Pencari Kerja."
Tingkat pengangguran yang tinggi di Indonesia sudah menjadi rahasia umum. Kini, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai departemen yang terkait dalam mengatasi masalah tersebut berkomitmen penuh mengatasi pengangguran dengan memanfaatkan TI. Hasilnya? Mereka telah membangun lima sistem informasi unggulan.
Teknologi informasi (TI) kini tak hanya menjadi dominasi perusahaan negara maupun swasta. TI menjadi bagian mutlak di setiap aspek kehidupan, termasuk pemerintahan. Demikian pula dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) yang memanfaatkan TI demi kinerja yang efektif dan efisien serta memberikan pelayanan informasi mengenai ketenagakerjaan dan ketransmigrasian kepada masyarakat. Depnakertrans secara serius mengoptimalkan peran TI. Keseriusan ini bisa dilihat dari beberapa sistem aplikasi yang dikembangkan. Di antaranya adalah membangun Online Information System (OLIS) yang berupa database untuk kepentingan internal.
Tidak hanya itu saja, departemen yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar ini juga membangun sistem informasi Kios 3 in 1. Sistem ini menyediakan informasi kegiatan pelatihan, sertifikasi, dan kesempatan kerja yang mudah diakses oleh para pencari kerja. Sementara itu, di sisi lain, perusahaan memperoleh manfaat karena mendapat tenaga kerja yang kompeten dengan mudah, cepat, dan biaya lebih murah. Adanya Kios 3 in 1 ini tak lain adalah untuk menyinergikan tiga aktivitas, yaitu pelatihan, sertifikasi, dan penempatan tenaga kerja, serta sebagai salah satu upaya untuk mengurangi pengangguran dan percepatan penempatan tenaga kerja.
Saat ini terdapat 13 Kios 3 in 1 yang tersebar di seluruh Indonesia. Di antaranya, B2PLKDN Bandung, BLKI Sorong, Technopark Sragen, BBLKI Serang, BLKI Ternate, BBLKI Surakarta, BLKI Makassar, B2PLKLN Cevest, BLKI Semarang, BLKI Samarinda, BBLKI Medan, BLKI Banda Aceh, dan UPT Pelatihan Kerja Tulungagung. Sayangnya, perangkat lunak kios3in1.net ini hanya berfungsi normal dengan Internet Explorer.
Selain itu, Bursa Kerja Online (BKO) juga menjadi salah satu terobosan baru Depnakertrans. Tidak jauh berbeda dengan Kios 3 in 1, BKO berupaya mempercepat layanan informasi lowongan kerja di perusahaan dengan memanfaatkan akses internet. Dengan demikian, pertemuan antara pencari kerja dan pengguna tenaga kerja bisa dipercepat dengan jangkauan yang lebih luas di 253 lembaga. Masyarakat pencari kerja cukup mengakses situs www.infokerja.nakertrans.go.id yang user friendly untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan.
Unggulan selanjutnya adalah membangun Sistem Komputerisasi Terpadu Pelayanan Penempatan TKI di Luar Negeri (Sisko TKLN). Sisko TKLN adalah sistem aplikasi fasilitas pelayanan dokumen tenaga kerja luar negeri. Dengan Sisko TKLN ini, pemerintah diuntungkan karena mendapatkan database TKI yang lengkap dan keberadaan Perusahaan Pengirim Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) bisa dipantau (monitoring) setiap saat. Di sisi lain, adanya Sisko TKLN ini mempermudah proses pengurusan dokumen pemberangkatan TKI ke luar negeri. Tidak berhenti sampai di situ, Depnakertrans juga membangun Bursa Transmigrasi Online (BTO). Melalui BTO ini, calon transmigran bisa mendapatkan layanan informasi profil lokasi transmigrasi dan pola pemukiman transmigrasi dengan cepat. Pemerintah juga memetik keuntungan karena dengan adanya BKO bisa menjadi bahan kebijakan dalam penyusunan dokumen MoU Kerja Sama Antar-Daerah (KSAD). Sementara itu, investor juga diuntungkan dengan adanya data serta informasi kondisi dan potensi sumber daya alam calon lokasi transmigrasi. Dengan demikian, investor bisa memperhitungkan investasi dan nilai potensi yang akan dipetik dari lokasi transmigrasi. Depnakertrans bertekad makin serius dalam memberikan pelayanan yang prima tentang informasi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian pada 2012.
Artikel ini bersumber dari http://www.wartaekonomi.com
untuk informasikerja silahkan kunjungi ===> http://www.infokerja.depnakertrans.go.id/
Terimakasih
|